Santri SMP Tahfidz Al Mubarok Laksanakan Penempuhan Slayer PMR di Taman Brantas Kota Kediri

Dalam rangka menumbuhkan semangat kedisiplinan, ketangguhan mental, dan gaya hidup sehat, SMP Tahfidz Al Mubarok menyelenggarakan kegiatan penempuhan slayer yang menjadi bagian dari program rutin Palang Merah Remaja (PMR) Madya. Kegiatan ini diikuti oleh santri kelas VIII dan dilaksanakan di kawasan hijau Taman Brantas, Kota Kediri.
Dengan mengenakan seragam olahraga dan slayer PMR, para santri tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dipandu oleh pembina PMR. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol penyematan slayer sebagai identitas resmi anggota aktif, tetapi juga sebagai ajang pembentukan karakter santri melalui aktivitas lapangan yang mengedepankan kerjasama, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan.
Taman Brantas dipilih sebagai lokasi kegiatan karena lingkungannya yang asri, teduh, dan mendukung suasana pembelajaran luar ruang yang sehat dan menyenangkan. Di tengah udara segar dan pepohonan rindang, para santri melaksanakan apel pembukaan, pemeriksaan kelengkapan atribut, serta beberapa sesi praktik keterampilan dasar PMR seperti baris-berbaris, pertolongan pertama ringan, dan edukasi kesehatan.
Menurut Ustadzah Tiara selaku pembina PMR, kegiatan penempuhan slayer bukan hanya soal kelulusan simbolik, tetapi juga ujian mental dan karakter bagi para peserta. “Melalui proses ini, kami ingin membentuk generasi muda yang sehat jasmani dan rohani, serta memiliki jiwa kemanusiaan dan kepekaan sosial yang tinggi,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan luar ruang seperti ini sangat penting untuk menyeimbangkan aktivitas akademik dan spiritual para santri. “Belajar tidak hanya di dalam kelas atau di musholla, tetapi juga di alam terbuka. Di sinilah nilai-nilai kerja sama, ketahanan fisik, dan kepemimpinan tumbuh secara alami,” jelasnya.
Penempuhan slayer menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh setiap anggota PMR karena menunjukkan kesiapan mereka menjadi relawan muda yang tangguh dan siap berkontribusi dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Setelah melalui pembinaan dan pelatihan intensif selama beberapa bulan, para peserta dinyatakan layak untuk menerima slayer sebagai simbol pengabdian.
Salah satu peserta, Ananda Rizka, mengaku senang dan bangga bisa mengikuti kegiatan ini. “Awalnya kami sempat gugup, tapi ternyata sangat menyenangkan. Kami belajar banyak hal seperti disiplin, kekompakan, dan pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan,” ujarnya penuh semangat.
SMP Tahfidz Al Mubarok terus berkomitmen menjadi “Sekolah Sehat” yang tidak hanya unggul dalam pendidikan Al-Qur’an, tetapi juga dalam membentuk pribadi yang seimbang secara fisik dan mental. Melalui kegiatan seperti penempuhan slayer ini, sekolah berharap dapat mencetak santri yang berdaya saing tinggi, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama.
Acara ditutup dengan doa bersama dan penyerahan slayer kepada para peserta yang telah dinyatakan lulus. Mereka kini resmi menjadi anggota PMR Madya aktif dan siap menjalankan berbagai program kemanusiaan serta kegiatan sosial lainnya, baik di dalam maupun luar sekolah. Ra.
Sebelumnya bisa dibaca: Kunjungan Edukasi ke Perpustakaan Kota Kediri
Pelantikan Pengurus PMR Madya
Informasi Pendaftaran Santri:
Ust. Nurdin +6287852301321
Ustadzah Tiara +6281554838670
Media Sosial SMP Tahfidz Al Mubarok:
Youtube : SMP Tahfidz Al Mubarok Official
Instagram : smptahfidzalmubarok
Facebook : Smptahfidzalmubarok
Tiktok : smptahfidzalmubarok
