Pembiasaan Pagi Santri SMP Tahfidz Al Mubarok Sebelum Outing Class Olahraga dan Tes Kebugaran

Pada Jumat pagi, 8 Agustus 2025 para santri dijadwalkan mengikuti kegiatan outing class olahraga sekaligus tes kebugaran lari sejauh 1,6 kilometer. Namun, sebelum memulai aktivitas fisik tersebut, para santri terlebih dahulu melaksanakan pembiasaan pagi yang menjadi tradisi rutin setiap pagi di lingkungan sekolah.
Kegiatan pembiasaan pagi diawali dengan sholat dhuha berjama’ah di Masjid Darus Sa’adah, yang terletak di sisi timur Taman Bandar Kidul. Masjid ini menjadi pusat pembinaan rohani bagi para santri, sekaligus tempat penguatan karakter melalui ibadah bersama. Dengan berpakaian seragam olahraga, para santri duduk rapi membentuk shaf, menandakan kesiapan mereka untuk mengawali hari dengan semangat ibadah.
Sholat dhuha yang dilaksanakan secara berjama’ah ini menjadi momen penting untuk menanamkan nilai syukur kepada Allah SWT. Para santri diarahkan untuk memohon keberkahan rezeki, kemudahan belajar, dan kekuatan jasmani agar dapat menjalani hari dengan penuh manfaat. Kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi pendidikan karakter religius yang sejalan dengan visi sekolah, yaitu mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.
Usai sholat dhuha, para santri melanjutkan dengan dzikir jama’i. Suara lantunan dzikir menggema di dalam masjid, dipimpin oleh salah satu santri senior. Dzikir dilakukan dengan penuh kekhusyukan, mengajak hati untuk selalu ingat kepada Allah dan membersihkan jiwa dari kelalaian. Dzikir jama’i ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kekompakan sekaligus menguatkan ikatan batin antar santri.
Setelah dzikir, rangkaian pembiasaan pagi diakhiri dengan doa bersama. Doa ini dipimpin oleh salah satu guru pendamping, yang memohon keselamatan, kelancaran kegiatan, serta kesehatan bagi seluruh santri. Momen doa bersama sebelum memulai kegiatan luar ruangan seperti outing class dan tes kebugaran memiliki makna mendalam. Selain sebagai wujud ketergantungan kepada Allah, kegiatan ini juga melatih santri untuk selalu memulai segala aktivitas dengan memohon pertolongan-Nya.
Kepala SMP Tahfidz Al Mubarok menyampaikan bahwa pembiasaan pagi seperti ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari pembentukan karakter disiplin, religius, dan kebersamaan. “Kami ingin membiasakan santri untuk selalu memulai hari dengan ibadah. Harapannya, nilai-nilai ini akan terbawa dalam setiap aktivitas mereka, baik di sekolah maupun di luar sekolah,” ujarnya.
Setelah seluruh rangkaian pembiasaan pagi selesai, para santri bersiap menuju lokasi kegiatan outing class olahraga. Meski akan melakukan tes kebugaran yang cukup menguras tenaga, semangat mereka tetap terjaga karena telah diawali dengan suasana hati yang tenang dan penuh motivasi spiritual.
Kegiatan pada Jumat tersebut menjadi contoh nyata sinergi antara pembinaan rohani dan pembinaan fisik di SMP Tahfidz Al Mubarok. Dengan memadukan ibadah dan olahraga, sekolah berupaya mencetak generasi santri yang sehat jasmani dan rohani, memiliki ketahanan fisik yang baik, sekaligus berpegang teguh pada nilai-nilai agama.
Melalui pembiasaan pagi ini, para santri belajar bahwa kekuatan sejati tidak hanya datang dari tubuh yang bugar, tetapi juga dari hati yang dekat dengan Allah. Inilah modal penting bagi mereka untuk menjalani kegiatan, belajar, dan kelak mengabdi di tengah masyarakat. Ulum
Sebelumnya bisa dibaca: Prestasi Menginspirasi
Ujian Lisan Pelajaran Akhlak
Informasi Pendaftaran Santri:
Ust. Nurdin +6287852301321
Ustadzah Tiara +6281554838670
Media Sosial SMP Tahfidz Al Mubarok:
Youtube : SMP Tahfidz Al Mubarok Official
Instagram : smptahfidzalmubarok
Facebook : Smptahfidzalmubarok
Tiktok : smptahfidzalmubarok
