July 19, 2026

YAYASAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Al Mubarok Banjarmlati Kota Kediri

Materi Hak Asasi Orang Tua dalam Pembelajaran Akhlak dari Kitab Taisirul Kholaq di SMP Tahfidz Al Mubarok Banjarmlati Kota Kediri

Di SMP Tahfidz Al Mubarok Banjarmlati Kota Kediri, pendidikan akhlak memiliki peran penting dalam membentuk karakter santri. Selain mengajarkan ilmu agama dan tahfidz Al-Qur’an, sekolah ini juga berupaya menanamkan nilai-nilai moral yang bersumber dari kitab klasik yang penuh hikmah, salah satunya Taisirul Kholaq. Dari kitab ini, santri diajak memahami pentingnya berbakti kepada orang tua, yang disebut sebagai hak asasi paling utama setelah hak Allah.

Dalam kitab Taisirul Kholaq dijelaskan bahwa keberadaan seorang anak tidak lepas dari jasa besar ayah dan ibu. Seorang ibu mengandung selama sembilan bulan dalam keadaan sulit, kemudian melahirkan dengan penuh perjuangan. Sedangkan seorang ayah bekerja keras tanpa kenal lelah demi mencukupi kebutuhan jasmani dan rohani anak-anaknya. Tanpa pengorbanan keduanya, seorang anak tidak akan tumbuh dengan baik dan tidak akan merasakan nikmat kehidupan. Karena itu, seorang anak wajib mengingat, menghormati, dan mensyukuri jasa orang tuanya.

Lebih jauh, kitab ini menguraikan adab yang seharusnya dijaga seorang anak terhadap kedua orang tua. Anak tidak boleh menentang perintah orang tua kecuali jika diperintahkan berbuat maksiat. Anak dianjurkan duduk dengan penuh hormat di hadapan ayah dan ibunya, menundukkan kepala, serta tidak mencari-cari kekurangan keduanya. Bahkan dalam hal kecil sekalipun, seorang anak tidak boleh menyakiti hati orang tua, baik dengan perkataan maupun perbuatan. Membantah, berbicara kasar, atau berjalan mendahului orang tua tanpa tujuan baik adalah sikap yang dilarang dalam adab seorang anak.

Nilai-nilai ini sangat relevan untuk ditanamkan kepada para santri SMP Tahfidz Al Mubarok Banjarmlati Kota Kediri yang sedang berada dalam fase pembentukan karakter. Dengan memahami betapa besar jasa orang tua, para santri diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berbakti, sopan, rendah hati, serta memiliki rasa syukur yang tinggi. Mereka belajar bahwa ridha Allah sangat bergantung pada ridha kedua orang tua, sehingga ketaatan dan penghormatan kepada ayah ibu menjadi pintu utama untuk meraih keberkahan hidup.

Harapan besar dari pembelajaran materi ini adalah adanya perubahan nyata dalam sikap santri. Mereka diharapkan semakin peka terhadap perasaan orang tua, lebih patuh terhadap nasihat, serta mampu menahan diri dari sikap yang menyakitkan hati. Selain itu, santri juga diharapkan mampu menyeimbangkan kesungguhan belajar di sekolah dengan tanggung jawab berbakti di rumah. Dengan demikian, ilmu yang mereka peroleh akan semakin bermanfaat karena diiringi doa restu dari kedua orang tua.

SMP Tahfidz Al Mubarok Banjarmlati Kota Kediri percaya bahwa pendidikan yang sesungguhnya bukan hanya tentang pencapaian akademik atau jumlah hafalan Al-Qur’an, tetapi juga tentang kualitas akhlak dan hubungan baik dengan orang tua. Dari sinilah akan lahir generasi Qur’ani yang berilmu, berkarakter, dan mampu memberikan teladan bagi lingkungannya. Nur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.