Inovasi Pembelajaran: Madrasah Diniyah Al-Qur’an Alawiyah Gelar Lomba Nadzom Akhlak Kreatif
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Madrasah Diniyah Al-Qur’an Alawiyah mengadakan kegiatan inovatif berupa Lomba Nadzom Akhlak Kreatif. Acara ini merupakan wujud komitmen madin unggulan dalam menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah kepada para santri. Lomba yang diselenggarakan pada 12 September 2025 ini diikuti oleh seluruh santri madin, yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menguji hafalan, tetapi juga mengasah kreativitas santri dalam memahami dan menginternalisasi ajaran moral dari kitab-kitab klasik yang dilombakan.
Lomba ini berfokus pada tiga kitab utama yang menjadi kurikulum di Madrasah Diniyah Al-Qur’an Alawiyah, yaitu Kitab Al-Miftah, Kitab Ngudi Susilo, dan Kitab Taisirul Kholaq. Kitab-kitab ini dipilih karena memuat dasar-dasar ilmu akhlak yang sangat relevan untuk membentuk karakter santri yang berbudi pekerti luhur. Sebagai madin unggulan, Alawiyah menyadari bahwa metode pembelajaran yang monoton dapat mengurangi minat santri. Oleh karena itu, Lomba Nadzom Akhlak Kreatif dirancang dengan format yang menarik, di mana setiap santri tidak hanya melafalkan nadzom dengan benar, tetapi juga menyajikannya dengan gaya yang kreatif, seperti melalui lagu, irama, atau gerakan yang unik. Hal ini menjadikan proses belajar lebih menyenangkan dan berkesan.
Pelaksanaan lomba ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para wali santri dan tokoh masyarakat. Mereka melihat Lomba Nadzom Akhlak Kreatif sebagai terobosan positif yang mampu memadukan tradisi keilmuan pesantren dengan sentuhan modern. Kegiatan semacam ini menegaskan posisi Madrasah Diniyah Al-Qur’an Alawiyah sebagai madin unggulan yang selalu berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan adanya lomba ini, diharapkan para santri tidak hanya hafal, tetapi juga mampu mengamalkan setiap bait nadzom yang mereka lantunkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tujuan utama pendidikan akhlak dapat tercapai secara maksimal.
