June 2, 2026

YAYASAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Al Mubarok Banjarmlati Kota Kediri

Menyenangkan dan Menyentuh, Ketua Yayasan LPI Al Mubarok Beri Mau’idzah Hasanah Penuh Cinta pada Santri

KEDIRI – Puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Madrasah Diniyah Al-Qur’an Alawiyah pada Sabtu, 13 September 2025, menjadi momen tak terlupakan bagi para santri. Acara yang diselenggarakan oleh madin terbaik di Kediri ini diakhiri dengan sebuah Mau’idzah Hasanah yang istimewa. Ketua Yayasan LPI Al Mubarok menyampaikan pesan tentang pentingnya mencintai Rasulullah SAW dengan cara yang sangat disukai anak-anak, membuat pesan moral tersampaikan dengan efektif dan berkesan.

Siapa lagi yang bisa membuat para santri betah dan terpana selain Ketua Yayasan LPI Al Mubarok sendiri? Dalam Mau’idzah Hasanah kali ini, beliau tidak hanya memberikan ceramah biasa. Apa yang membuat penyampaiannya begitu berkesan adalah bagaimana beliau membawakannya dengan gaya yang ceria, penuh humor, dan interaktif. Beliau menggunakan analogi dan cerita-cerita sederhana yang mudah dicerna oleh anak-anak, memastikan setiap santri tidak merasa bosan.

“Mencintai Nabi itu seperti kita sayang sama ibu dan bapak di rumah. Kalau kita sayang, pasti kita nurut, kan? Nah, kalau kita sayang sama Rasulullah, kita juga harus nurut sama semua ajarannya,” tutur beliau sambil tersenyum, disambut anggukan antusias dari para santri.

Momen berharga ini terjadi pada hari Sabtu, 13 September 2025, di halaman Madrasah Diniyah Al-Qur’an Alawiyah, yang menjadi pusat kegiatan spiritual bagi santri di Banjarmlati, Kediri. Acara ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan Maulid Nabi yang sudah diadakan sebelumnya, menjadikan hari ini sebagai penutup yang penuh makna.

Penyampaian yang menyenangkan dan penuh cinta dari Ketua Yayasan ini memiliki tujuan besar: menanamkan pentingnya cinta kepada Rasulullah sejak dini. Beliau menyadari bahwa pendekatan yang kaku tidak akan efektif untuk anak-anak. Oleh karena itu, beliau memilih cara yang paling dekat dengan dunia mereka.

“Mau’idhah kali ini tidak hanya sekadar bicara, tapi juga merangkul hati anak-anak. Kalau hatinya sudah senang, insyaallah pesannya akan lebih mudah masuk,” jelas salah satu guru yang hadir.

Dengan pendekatan ini, Ketua Yayasan LPI Al Mubarok berhasil menginspirasi para santri untuk tidak hanya hafal, tetapi juga mengamalkan ajaran Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini semakin mengukuhkan posisi Madrasah Diniyah Al-Qur’an Alawiyah sebagai madin terbaik di Kediri yang peduli pada metode pembelajaran yang efektif dan humanis, baik di kelas maupun dalam kegiatan keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.